Sejarah Internet di Indonesia
Internet merupakan jaringan komunikasi yang dapat menghubungkan suatu media elektronik dengan media elektronik lainnya.
Cikal bakal internet dibentuk melalui proyek ARPANET singkatan dari Advenced Research Project Agency oleh Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969.
Internet didukung dengan standar teknologi yaitu Transmission Control Protocol atau yang disebut dengan TCP. Departemen Pertahanan AS mendemostrasikan hardware dan software untuk komputer dengan menggunakan UNIX. Sehingga dapat berkomunikasi dengan jarak jauh menggunakan saluran telepon.
- Tahun 1980
- Tahun 1990
Sejarah internet di Indonesia pun dimulai sejak awal tahun 1990-an, dimana jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network. Berawal dari mailing list pertama, yaitu indonesians@janus.berkeley.edu, diskusi – diskusi antar teman mahasiswa Indonesia yang mengenyam pendidikan di luar negeri. Pola dari mailing list ini terus berkembang, terutama di host server ITB dan egroups.co. Mailing list ini akhirnya menjadi salah satu sarana yang sangat strategis dalam pembangunan komunitas internet di Indonesia.
Pada awal 1990-an, komunikasi antara Onno W. Purbo (YC1DAV/VE3) yang waktu itu berada di Kanada dengan rekan – rekan amatir radio di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie-talkie dengan band 2 meter, komunikasi antara Indonesia – Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan amatir radio.
- Tahun 1994 - 1995
Sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang merupakan ISP komersial pertama di Indonesia. Kemudian berkembang lebih lanjut di tahun 1995 dengan beberapa BBS (Bulletin Board System) di Indonesia yang menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di Amerika Serikat, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet HTTP (Hypertext Transfer Protocol).
Akhirnya, akses internet Indonesia terus berkembang dengan seiringnya waktu. Indonesia dapat dibilang mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sampai sekarang ini. Menurut APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), lembaga yang dapat memperkirakan pengguna internet, pengguna internet di Indonesia sampai tahun 2014 mencapai sekitar 88,1 juta dan itu diperkirakan terus meningkat karena diiringi teknologi mobile yang semakin canggih dan juga terjangkau.
Tentunya dengan adanya internet memudahkan manusia dalam menemukan informasi dan solusi di berbagai aspek kehidupan. Kehadiran internet memberikan dampak positif jika digunakan dengan baik dan sesuai kebutuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar